Nasihat-nasihat Syaikh Al-Akbar Ibnu Arabi – bagian (2)

* Melengkapi catatan sebelumnya (kutipan nomor 1-24), berjudul : Nasihat-nasihat Syaikh Al-Akbar Ibnu Arabi – bagian (1)

[25] “Jika kamu ingin menemukan kebenaran dan meraih ridha Allah, maka hindari berbuat buruk dan kendalikan amarahmu. Jika tidak bisa menghentikan amarah, setidaknya kamu tidak memperlihatkannya. Ketika kamu melakukan hal ini, kamu akan diridhai Allah dan mengecewakan setan. Kamu akan mulai mendidik hawa nafsumu dan meluruskan serta mempersingkat jalanmu. Kemarahan merupakan sebuah akibat dan tanda dari nafsu yang tidak terkendali, bagaikan binatang buas yang tidak ditambatkan dan tidak dikandangkan. Saat mengendalikan amarah, kamu seakan mengikatkan tali kekang di kepalanya dan palang di sekitarnya. Kamu pun mulai menjinakkannya, mengajarinya bagaimana bertingkah laku, mematuhi, agar ia tidak menyakiti orang lain atau dirinya (karena ia merupakan bagian darimu).”

[26] “…bersihkan kedua tanganmu dengan niat melepaskannya dari urusan duniawi ini. Lalu berkumurlah, bersihkan mulutmu, sambil mengingat dan menyebut nama Allah. Bersihkan hidungmu dengan niat menghirup aroma-aroma Ilahi. Bersihkan wajahmu dengan penuh rasa malu dan dengan niat membersihkan kepongahan dan kemunafikan darinya. Bersihkan lenganmu sambil memasrahkan kepada Allah agar membuatmu melakukan hal yang baik. Basuh ubun-ubunmu sambil merendahkan hati dan basuh kedua telingamu sambil mendamba mendengar sapaan-sapaan Tuhanmu. Bersihkan debu dunia dari kedua kakimu agar kamu tidak mengotori pasir-pasir surga…”

[27] “Makan adalah suatu bentuk ibadah, maka gerakan-gerakanmu sebaiknya dikendalikan. Jangan menolah-noleh ke kanan maupun ke kiri atau memikirkan kesalahan-kesalahanmu dan kekurangan-kekuranganmu; tinggallah dalam keadaan bersyukur.”[]

(* Dikutip dari : “Selamat Sampai Tujuan-Panduan Bagi Penempuh Jalan Iman”, 2003; diterjemahkan oleh Syaikh Tosun Bayrak al-Jerrahi, dari Kitab Kunh Ma la Budda minhu li al-Murid (What the Seeker Needs)- Syaikh Al-Akbar Ibnu Arabi; 1997)

——————————————————– Judul catatan-catatan lain termuat dalam : Reblogged : DAFTAR ISI

Iklan

Tentang Hening Darwis

Menyimak. Mendengarkan. Catatan. Kutipan. Salinan. Notes. Excerpts. Islamic. Tashawwuf. Sufism. Darwis.
Galeri | Pos ini dipublikasikan di cinta kepada Allah, Jalan Suluk, Jihad Akbar, sufism; tashawwuf, Suluk, Syaikh Al-Akbar Ibnu Arabi, taubat, tazkiyatunnafs dan tag , , , , , . Tandai permalink.