Sabar terhadap Perlakuan Manusia – bagian [3] (menurut Syaikh Al-Akbar Ibnu Arabi)

* Melengkapi catatan-catatan sebelumnya, berjudul :

[1] Sabar terhadap Perlakuan Manusia – bagian [1] (menurut Syaikh Abdul Qadir al-Jailani)

[2] Sabar terhadap Perlakuan Manusia – bagian [2] (menurut Syaikh Abdul Wahab Asy-Sya’rani)

“…jika kamu mengendalikan amarahmu, Sang Mahaadil juga akan menarik kembali hukuman-Nya untuk dosa-dosamu yang bisa saja dihukum oleh murka Ilahiah-Nya. Maafmu akan dibalas dengan ampunan-Nya bagimu. Adakah keberuntungan yang lebih baik yang bisa diharapkan karena usaha menanggung kesulitan yang disebabkan oleh saudara-saudaramu yang seiman?”

“Meninggalkan kemarahan, menggantinya dengan menanggung kesulitan, dengan memaafkan, dengan memperhatikan seseorang yang menyebabkan kesulitan, merupakan salah satu batu-dasar pertama cinta.”[]

(* Dikutip dari : “Selamat Sampai Tujuan-Panduan Bagi Penempuh Jalan Iman”, 2003; diterjemahkan oleh Syaikh Tosun Bayrak al-Jerrahi, dari Kitab Kunh Ma la Budda minhu li al-Murid (What the Seeker Needs)- Syaikh Al-Akbar Ibnu Arabi; 1997)

~ Catatan lainnya yang terkait, berjudul :

[1] Futuwwah (Ibnu Qayyim Al-Jauziyah)

[2] Pemaaf dan Lemah Lembut | Suluk

——————————————————– Judul catatan-catatan lain termuat dalam : Reblogged : DAFTAR ISI

Iklan

Tentang Hening Darwis

Menyimak. Mendengarkan. Catatan. Kutipan. Salinan. Notes. Excerpts. Islamic. Tashawwuf. Sufism. Darwis.
Galeri | Pos ini dipublikasikan di akhlaq demi Cinta, cinta kepada Allah, Jalan Suluk, Jihad Akbar, sufism; tashawwuf, Suluk, Syaikh Al-Akbar Ibnu Arabi, tazkiyatunnafs dan tag , , , , , . Tandai permalink.