Arsip Kategori: tazkiyatunnafs

Lara Sang Darwis

Sekelompok penjahat bertemu dengan darwis, mereka melontarkan kata-kata kasar, memukul dan menganiaya. Darwis itu melapor kepada seniornya dan menjelaskan masalah yang dia alami. Seniornya menjawab,”Putraku, jubah tambalan milik darwis adalah pakaian yang digunakan sebagai tanda dan siapa yang memakainya dan … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , ,

Merasa Diri Mulia. Tak Guna!

Abu al-Laits rahimahullah berkata,”Allah memiliki malaikat-malaikat di langit ketujuh yang senantiasa melakukan sujud kepada-Nya sejak mereka diciptakan. Tubuh mereka bergetar karena rasa takut kepada Allah Swt. Ketika hari kiamat tiba, mereka mengangkat kepalanya dan berkata,‘Maha Suci Engkau, kami tidak menyembah … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag

Hadits Qudsi terkait Khumul (dan beberapa hal lainnya)

~ Catatan sebelumnya : Ketercelaan Riya dan Keutamaan Khumul (Tidak Dikenal atau Tidak Populer) Dari Abu Umamah r.a, Rasulullah Saw bersabda : Allah berfirman : “Sesungguhnya yang paling Ku-kagumi di sisi-Ku di antara orang-orang yang dekat kepada-Ku adalah mukmin yang sedikit … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , ,

Perbedaan Orang Mukmin dan Orang Munafik

Dalam Tahdzib Mukasyafah al-Qulub (edisi Indonesia : Menyelami Isi Hati; 2014), Imam Al-Ghazali menjelaskan : Ambisi seorang mukmin (salah satunya) adalah shalat dan puasa. Sedangkan orang munafik, ambisinya adalah makanan dan minuman, seperti hewan–meninggalkan ibadah dan shalat. Seorang mukmin sibuk … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , ,

“Pujian adalah Penyembelihan”

“Pujian adalah penyembelihan,” Umar r.a berkata. Itu karena orang yang dipuji akan lalai dari amal. Pujian akan mengakibatkan kelalaian. Selain itu, pujian akan mengakibatkan kesombongan dan ujub, dua sifat yang sungguh membinasakan seperti penyembelihan. Al-Hasan al-Bashri menceritakan,”Suatu ketika Umar r.a … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , , ,

Ketercelaan Riya dan Keutamaan Khumul (Tidak Dikenal atau Tidak Populer)

# Ketercelaan Riya : 1) Tampak rembesan air mata di kedua kelopak mata Syaddad bin Aus. Setelah tangisnya mereda, lalu ada yang bertanya kepadanya,”Ada apa, Ibnu Aus?” Syaddad bin Aus menjawab,”Aku menangis menyaksikan fakta yang dahulu pernah disabdakan oleh Rasulullah … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , , , ,

Mengingat Mati – bagian (2)

~ Catatan sebelumnya : Mengingat Mati – bagian (1) Ibn Umar r.a berkata,”Suatu ketika aku datang kepada Nabi SAw, dan mendapati beliau sedang erada di tengah-tengah jamaah yang jumlahnya sepuluh orang. Seseorang dari kalangan Anshar bertanya,’Siapakah orang yang paling cerdas dan … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , ,