Arsip Kategori: Tata Cara Suluk

Ketercelaan Riya dan Keutamaan Khumul (Tidak Dikenal atau Tidak Populer)

# Ketercelaan Riya : 1) Tampak rembesan air mata di kedua kelopak mata Syaddad bin Aus. Setelah tangisnya mereda, lalu ada yang bertanya kepadanya,”Ada apa, Ibnu Aus?” Syaddad bin Aus menjawab,”Aku menangis menyaksikan fakta yang dahulu pernah disabdakan oleh Rasulullah … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , , , ,

Antara Syukur dan Pengingkaran

Imran ibn Hushayn mendengar Rasulullah Saw bersabda,”Tiga hal yang akan mengantarkan seorang hamba pada kesenangan dunia dan akhirat : bersabar atas musibah, meridhai takdir, dan berdoa dalam keadaan lapang.”(HR. Abu al-Syekh, dalam al-Tsawab (15/43211/kanz) Ucapan Nabi Saw,”Berdoa dalam keadaan lapang” … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , , , ,

Istighfar Kita, Butuh Istighfar (Al-Habib ‘Ali al-Jufri) | Suluk

Ada sekelompok orang yang levelnya sangat istimewa, karena telah merasakan betul nikmatnya bergaul dengan Allah. Di antara mereka malah bertaubat atas ketaatan yang dilakukan. Apa maksudnya? Mereka bertaubat atas keterbatasan dirinya atau kekurang-tulusannya dalam mengerjakan ketaatan kepada Allah. Dalam hal … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , , , , ,

Sikap Jiwa Ksatria | Suluk

* Catatan pada laman ini melengkapi catatan sebelumnya, yaitu Futuwwah (Ibnu Qayyim Al-Jauziyah) Sikap iblis yang tertutup, mengintip, dan menipu adalah sikap yang diembuskannya ke dalam potensi hawa. Sehingga manusia harus melawan sikap hina ini dengan menampakkan diri sebagai sosok ksatria yang … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , , , , ,

Ubudiyah dan Cinta (Ibnu Qayyim Al-Jauziyah)

~ Catatan-catatan sebelumnya, berjudul : [1] Dalil-dalil Syara’ Tentang Cinta Hamba kepada Allah [2] Cinta kepada Allah | Ibn Qayyim Al-Jauziyyah r.a Kesaksian ubudiyah, cinta dan kerinduan untuk bersua dengan Allah ini merupakan sasaran yang dituju orang-orang yang meniti jalan kepada Allah. Dengan kesaksian … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , , , ,

Muru’ah (Ibnu Qayyim Al-Jauziyah)

~ Catatan sebelumnya, yang berkaitan erat, berjudul : Futuwwah (Ibnu Qayyim Al-Jauziyah) Muru’ah (keperwiraan) artinya sifat-sifat kemanusiaan yang dimiliki jiwa seseorang yang dengannya dia berbeda dengan binatang dan setan yang terkutuk. Di dalam jiwa ada 3 penyeru yang saling tarik menarik : … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , , ,

Futuwwah (Ibnu Qayyim Al-Jauziyah)

~ Catatan sebelumnya yang  terkait, berjudul : Sabar terhadap Perlakuan Manusia – bagian [2] (menurut Syaikh Abdul Wahab Asy-Sya’rani) | Suluk Futuwwah (kejantanan) adalah kedudukan yang pada hakikatnya merupakan kebajikan kepada manusia, tidak menyakiti mereka dan sabar dalam menghadapi gangguan mereka, yang … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , , , , ,