About (Good) Disciple – part 2

Kadang-kadang sebagian murid dikuasai oleh makhluk dengan cara diganggu, dijauhi, dan dihina.

Jika kamu diuji dengan hal yang demikian, hendaknya bersabar dan meninggalkan pembalasan dengan kebersihan hati dari dengki dan bisikan jelek.

Hati-hatilah dari mendoakan kejelekan untuk orang yang mengganggumu. Jika pengganggumu tertimpa musibah janganlah berkata,”Ini akibat ulahnya menggangguku.” Sifat sabar yang paling utama adalah memaafkan orang yang mengganggu dan mendoakan kebaikan untuknya. Ini adalah akhlak orang-orang yang mencapai keteguhan di sisi-Nya.

Jika setiap orang menjauhimu, anggaplah itu merupakan nikmat dari Tuhan untukmu. Karena jika mereka menghadapkan dirinya kepadamu, mungkin akan menyibukkanmu kepada selain perbuatan taat. Namun, jika kamu diuji dengan setiap orang yang menghadapkan diri mereka kepadamu, mengagungkanmu, memujimu, dan selalu mendatangimu maka hati-hatilah dari cobaan itu dan bersyukurlah kepada Allah yang menutupi segala kejelekanmu dari mereka.

Jika kamu merasa takut bahwa dirimu nantinya dapat berbuat dan beramal karena menginginkan pujian mereka, atau dengan berbaur dengan mereka dapat menyibukkanmu sehingga mengurangi ibadahmu kepada Allah maka tinggalkanlah mereka, tutuplah pintu rumahmu dari mereka, atau bahkan pindahlah dari tempat yang telah mereka ketahui ke tempat yang tidak mereka kenal.

Jadilah orang yang menyukai ketersembunyian dan lari dari ketenaran dan kemasyhuran karena sesungguhnya di dalam semua itu terdapat ujian dan cobaan.

Sebagian para pendahulu yang shalih berkata,”Demi Allah, seorang hamba tidak akan memiliki keteguhan kepada Allah, kecuali ia suka jika kedudukannya tidak diketahui.”

Sebagian yang lain berkata,”Aku tidak mengetahui seseorang yang sangat menyukai jika dirinya menjadi terkenal, kecuali telah hilang agama darinya dan akan tampak kejelekannya.”[]

(* Dikutip dari : subjudul “Sabar terhadap Gangguan Makhluk”, dalam “Jalan Menuju Takwa”/ Adab Suluk al-Murid; Allamah Sayyid Abdullah bin Alwi Al-Haddad; 2011)

~ Catatan-catatan penting sebelumnya :

[1] Sabar terhadap Perlakuan Manusia – bagian [1] (menurut Syaikh Abdul Qadir al-Jailani)

[2] Sabar terhadap Perlakuan Manusia – bagian [2] (menurut Syaikh Abdul Wahab Asy-Sya’rani)

[3] Sabar terhadap Perlakuan Manusia – bagian [3] (menurut Syaikh Al-Akbar Ibnu Arabi)

——————————————————– Judul catatan-catatan lain termuat dalam : Reblogged : DAFTAR ISI

Iklan

Tentang Hening Darwis

Menyimak. Mendengarkan. Catatan. Kutipan. Salinan. Notes. Excerpts. Islamic. Tashawwuf. Sufism. Darwis.
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Allamah Sayyid Abdullah bin Alwi Al-Haddad, Jalan Suluk, Jihad Akbar, sufism; tashawwuf, Suluk, tazkiyatunnafs dan tag , , , , , , . Tandai permalink.