About (Good) Disciple – part 1

Murid adalah mereka yang :

1) mengetahui batas-batas, memenuhi janji, rela dengan yang ada, dan bersabar dengan yang tidak didapati.

2) mensyukuri nikmat, bersabar atas ujian, rela akan ketentuan yang berjalan, memuji Tuhannya dalam keadaan sulit dan lapang, dan ikhlas kepada-Nya dalam kesunyian dan kesendirian.

3) tidak diperbudak oleh tipu daya, tidak diperhamba oleh sifat ego, tidak dikalahkan oleh syahwat, dan tidak dikuasai oleh kebiasaan.

4) bicaranya adalah dzikir dan hikmah. Diamnya adalah bertafakur dan mengambil pelajaran. Amalnya mendahului ucapan dan perbuatannya membenarkan ilmunya. Tanda-tandanya adalah khusyuk dan tenang.

5) selimutnya adalah rendah hati dan patah hati karena Allah.

6) mengikuti dan mendahulukan kebenaran. Menolak dan mengingkari kebatilan. Mencintai orang-orang shalih dan melindunginya. Membenci orang-orang jahat dan menentangnya.

7) pengetahuannya lebih baik daripada kabar tentangnya. Perilakunya lebih indah daripada namanya. Banyak menolong, sedikit persediaan makanan, dan jauh dari segala kotoran hati.

8) dipercaya dan dapat dipercaya. Tidak berbohong. Tidak berkhianat. Tidak kikir. Tidak pengecut. Tidak memaki. Tidak melaknat.

9) tidak sibuk dengan bagiannya dan tidak pelit atas apa yang dimiliki.

10) memiliki hati yang baik dan niat yang bagus. Hatinya suci dari segala kejelekan, semangatnya untuk mendekatkan diri kepada Tuhan sangat tinggi dan jiwanya menolak dunia.

11) tidak mengulang perbuatan dosa. Tidak bermaksud dan tidak mencegah karena hawa nafsu.

12) (merupakan) teman yang setia dan mulia. Sahabat yang pemalu dan terhormat. Menuntut dirinya memenuhi hak setiap orang dan tidak menuntut haknya kepada siapapun.

13) jika diberi, ia bersyukur. Jika tidak diberi, ia bersabar.

14) jika berbuat zalim, ia bertaubat dan memohon ampun. Jika dizalimi, ia memaafkan dan mengampuni.

15) menyukai kesendirian dan ketersembunyian dan tidak menyukai ketenaran dan kemasyhuran.

16) lisannya terjaga dari segala sesuatu yang tidak bermanfaat.

17) hatinya bersedih akan kekurangannya dalam melakukan amal taat kepada Tuhannya.

18) tidak menjilat dalam urusan agama. Tidak mencari keridhaan makhluk dalam murka Tuhan semesta alam.

19) merasa tenteram dengan kesendirian dan kesepian, dan merasa gundah dengan pergumulan bersama makhluk.

20) tiada seorang pun mendapatinya, kecuali ia dalam keadaan berbuat baik atau mengajarkan ilmu.

21) diharapkan kebaikannya dan tidak ditakutkan kejelekannya.

22) tidak mengganggu orang yang mengganggunya, dan tidak menjauhi orang yang menjauhinya.

23) usaha dan semangatnya hanya mencari keridhaan Tuhan. Mengikuti perintah Tuhan yang Mahaagung dalam kitab-Nya yang mulia. Keinginan dan kebutuhannya hanya mengikuti Rasulullah Saw. Meneladani Rasulullah Saw di setiap keadaan, perbuatan, dan ucapan.[]

(* Dikutip dari : subjudul “Sifat-sifat Murid yang Memiliki Keteguhan”, dalam “Jalan Menuju Takwa”/ Adab Suluk al-Murid; Allamah Sayyid Abdullah bin Alwi Al-Haddad; 2011)

——————————————————– Judul catatan-catatan lain termuat dalam : Reblogged : DAFTAR ISI

Iklan

Tentang Hening Darwis

Menyimak. Mendengarkan. Catatan. Kutipan. Salinan. Notes. Excerpts. Islamic. Tashawwuf. Sufism. Darwis.
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Adab Suluk, Allamah Sayyid Abdullah bin Alwi Al-Haddad, Jalan Suluk, Jihad Akbar, sufism; tashawwuf, Suluk dan tag , , , , , , . Tandai permalink.