“Diam itu Emas” dan Menjaga Lisan | Catatan Sufistik | Suluk

Demi Maha Cinta

* Catatan yang terkait erat dengan catatan pada laman ini, berjudul :

[1] Adab Suluk | Bicara

[2] Bahaya Banyak Bicara | Suluk

[3] Omong Kosong

Lisan diciptakan untuk memperbanyak dzikir kepada Allah Swt., membaca Al-Qur’an, dan membimbing manusia untuk menempuh jalan yang benar. Maka, pergunakanlah lisanmu untuk mengungkapkan isi hati yang benar dalam urusan agama dan dunia. Apabila engkau pergunakan lisan tidak sejalan dengan tujuan penciptaannya, maka engkau telah mengingkari nikmat Allah Swt dan mendurhakai perintah-Nya. Lisanmu adalah anggota badan yang paling utama.

Lisan merupakan anggota badan yang paling banyak menjerumuskan manusia dalam neraka, melalui perbuatan dusta, menuduh orang lain tanpa bukti, memaki orang lain, memfitnah, menggunjing, dan seterusnya.

Berusahalah sekuat tenaga untuk menjaga lisan supaya ia tidak menjerumuskanmu ke jurang neraka.

Dalam sebuah hadits disebutkan : “Seseorang mengatakan sesuatu dengan maksud mentertawai orang lain. Maka, akibat perbuatan lisannya itu, ia dijerumuskan dalam neraka selama tujuh puluh tahun.”

Perkataan itu ada 4…

Lihat pos aslinya 1.497 kata lagi

Iklan

Tentang Hening Darwis

Menyimak. Mendengarkan. Catatan. Kutipan. Salinan. Notes. Excerpts. Islamic. Tashawwuf. Sufism. Darwis.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.