Yang Becermin, cerminan, dan cermin

Abdurrahman Jami bertutur :

“Dalam kesendirian tatkala keberadaan tanpa bunyi

Pada ambang batas ketiadaan, semesta tersembunyi

Terdapat sebuah wujud yang tampak dari kejauhan

Bercengkerama kami dan Engkau dari kejauhan

Keindahan mutlak dalam kerangka pelbagai cermin

Mencahayai dirinya, mencermini Diri-Nya

Keindahan-Nya menjelma dimana-mana

Semesta Raya tertutup tirai bagi para pecinta.”[]

~ Catatan sebelumnya yang terkait, berjudul : Allah adalah Wujud Mutlak. Yang selain-Nya adalah Wujud Mungkin (Mumkinul Wujud) | Suluk

————————————-  # Judul-judul catatan lain, termuat dalam : Reblogged : DAFTAR ISI

Iklan

Tentang Hening Darwis

Menyimak. Mendengarkan. Catatan. Kutipan. Salinan. Notes. Excerpts. Islamic. Tashawwuf. Sufism. Darwis.
Galeri | Pos ini dipublikasikan di cinta kepada Allah, Ekspresi cinta, Jalan Suluk, Jihad Akbar, rindu kepada Allah, sufism; tashawwuf, Suluk, taubat dan tag , , , , , . Tandai permalink.