Arsip Bulanan: Juli 2013

Sikap Jiwa Ksatria | Suluk

* Catatan pada laman ini melengkapi catatan sebelumnya, yaitu Futuwwah (Ibnu Qayyim Al-Jauziyah) Sikap iblis yang tertutup, mengintip, dan menipu adalah sikap yang diembuskannya ke dalam potensi hawa. Sehingga manusia harus melawan sikap hina ini dengan menampakkan diri sebagai sosok ksatria yang … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , , , , ,

Ubudiyah dan Cinta (Ibnu Qayyim Al-Jauziyah)

~ Catatan-catatan sebelumnya, berjudul : [1] Dalil-dalil Syara’ Tentang Cinta Hamba kepada Allah [2] Cinta kepada Allah | Ibn Qayyim Al-Jauziyyah r.a Kesaksian ubudiyah, cinta dan kerinduan untuk bersua dengan Allah ini merupakan sasaran yang dituju orang-orang yang meniti jalan kepada Allah. Dengan kesaksian … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , , , ,

Kehinaan, Kepasrahan, dan Kebutuhan (Ibnu Qayyim Al-Jauziyah)

Dengan setiap atom lahir dan batinnya dia memberikan kesaksian tentang kebutuhannya kepada Penolong dan Rabb-nya, yang di Tangan-Nya-lah terletak kemaslahatan, petunjuk, keberuntungan dan kebahagiaannya. Keadaan yang terasa di dalam hati ini tidak bisa diungkap dengan kata-kata, tapi bisa diketahui secara … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , , , ,

Muru’ah (Ibnu Qayyim Al-Jauziyah)

~ Catatan sebelumnya, yang berkaitan erat, berjudul : Futuwwah (Ibnu Qayyim Al-Jauziyah) Muru’ah (keperwiraan) artinya sifat-sifat kemanusiaan yang dimiliki jiwa seseorang yang dengannya dia berbeda dengan binatang dan setan yang terkutuk. Di dalam jiwa ada 3 penyeru yang saling tarik menarik : … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , , ,

Futuwwah (Ibnu Qayyim Al-Jauziyah)

~ Catatan sebelumnya yang  terkait, berjudul : Sabar terhadap Perlakuan Manusia – bagian [2] (menurut Syaikh Abdul Wahab Asy-Sya’rani) | Suluk Futuwwah (kejantanan) adalah kedudukan yang pada hakikatnya merupakan kebajikan kepada manusia, tidak menyakiti mereka dan sabar dalam menghadapi gangguan mereka, yang … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , , , , ,

Langkah Jalan

“Mengenai langkah yang harus dijalani, janganlah kamu berlebihan, hiduplah dengan bersahaja, jangan sombong dalam berbicara, dan jangan berlebihan terhadap sesama manusia. Itulah langkah sempurna yang sejati. Bertapa di gunung atau di gua itu akan menjadikanmu takabur. Lakukanlah tapa di tengah … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , , , ,

Yang Becermin, cerminan, dan cermin

Abdurrahman Jami bertutur : “Dalam kesendirian tatkala keberadaan tanpa bunyi Pada ambang batas ketiadaan, semesta tersembunyi Terdapat sebuah wujud yang tampak dari kejauhan Bercengkerama kami dan Engkau dari kejauhan Keindahan mutlak dalam kerangka pelbagai cermin Mencahayai dirinya, mencermini Diri-Nya Keindahan-Nya … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , , ,