Ular Piton Ilusi (dalam Suluk)

Sepenggal kutipan dari Kisah ke 65 dengan judul asli “Menghancurkan Piton Ilusi”
Dari : M. Rahim Bawa Muhaiyaddeen
Sumber : Kebun Ma’rifat, Kisah-kisah Sufistik Penuntun Kearifan (Judul asli : Come to the Secret Garden; The Fellowship Press)

“Kebodohan, kekurang-arifan, AMARAH, KEBENCIAN, BALAS DENDAM, dan keraguan, semuanya itu adalah ular-ular berbisa. Mereka menggigit hati kita. Tetapi, jika kita sangat tenang dan menggenggam erat sifat-sifat Allah Swt, iman, cinta, dan sabar, maka ketika sifat-sifat berbisa itu mendekat, mereka akan berlalu begitu saja.

Piton ilusi jauh lebih berbahaya daripada berbagai jenis ular berbisa yang ada. Jika ilusi dunia ini menangkapmu, maka ia akan membelitmu dengan ekornya dan menelanmu seutuhnya. Piton ilusi tidak beracun, namun dapat menelan dan melumatkanmu dalam asam neraka.

Apakah piton tersebut? Piton dalam diri kita itu adalah kesombongan, ilusi, hawa nafsu, KEBENCIAN, ketamakan, fanatisme, RASA CEMBURU, obsesi, dan kepalsuan.

Untuk selamat dari piton ilusi, engkau membutuhkan kesabaran, ketulusan, dan kearifan.”[]

* Catatan lain, dari M. Rahim Bawa Muhaiyaddeen, berjudul : Ber-Qurban demi Maha Cinta | Makna Sufistik Ber-Qurban | M. Rahim Bawa Muhaiyaddeen

——————————————————– Judul catatan-catatan lain termuat dalam : Reblogged : DAFTAR ISI

Iklan

Tentang Hening Darwis

Menyimak. Mendengarkan. Catatan. Kutipan. Salinan. Notes. Excerpts. Islamic. Tashawwuf. Sufism. Darwis.
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Jalan Suluk, Jihad Akbar, sufism; tashawwuf, Suluk, taubat, tazkiyatunnafs dan tag , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.