Sakit dan Kematian

* Catatan sebelumnya, berjudul : Catatan Sufistik Tentang Sakit | Suluk

Sa’ad ibn Abi Waqash menuturkan bahwa Nabi Saw bersabda,”Maukah kalian aku tunjukkan nama Allah yang paling agung? Yaitu, doa Yunus, ‘La ilaha illa Anta, Subhanaka, inni kuntu min azh-zhalimin’ (Tiada Tuhan melainkan Engkau semata, Mahasuci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim). Barangsiapa yang berdoa dengan kalimat itu sebanyak 40 kali saat menjelang kematiannya, lalu dia meninggal, pasti dia akan diberikan pahala orang yang mati syahid; jika dia bebas, dia akan bebas dengan penuh pengampunan.”(HR. Al-Hakim)

Abu Hurairah r.a menuturkan dalam sebuah hadits marfu’ bahwa Rasulullah Saw bersabda,”Abu Hurairah, maukah engkau aku beritahu mengenai suatu perkara yang benar? Barangsiapa yang mengucapkannya pada awal pembaringannya di saat sakit, dia akan diselamatkan oleh Allah dari api neraka.” Abu Hurairah menjawab,”Tentu, ya Rasulullah.” Beliau lalu mengucapkan,”Tiada ada Tuhan selain Allah. Dialah Yang menghidupkan dan mematikan. Dia Mahahidup dan tidak pernah mati. Mahasuci Allah, Tuhan seluruh hamba dan negeri. Segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, baik, dan penuh berkah dalam setiap keadaan. Allah Mahaagung dengan seagung-agungnya, juga kebesaran-Nya, keperkasaan-Nya, dan kekuasaan-Nya yang berada di setiap tempat. Ya Allah, jika Engkau telah menjadikanku sakit dalam rangka untuk mencabut nyawaku, maka jadikanlah nyawaku ini bersama nyawa orang-orang yang dulu mendapat kebaikan dari-Mu, lindungilag aku dari api neraka, sebagaimana Engkau telah melindungi mereka yang dulu mendapatkan kebaikan dari-Mu.” Beliau lantas melanjutkan,”Jika engkau meninggal dalam sakitmu itu, pasti engkau akan mendapatkan keridhaan Allah dan surga. Jika engkau telah melakukan perbuatan dosa, pasti Allah akan mengampunimu.”(HR. Ibn Abi ad-Dunya dan Ibn Mani’)[]

(* Sumber : Syarh ash-Shudur bi Syarh Hal al-Mawta wa al-Qubur/ “Ziarah ke Alam Barzakh” (2009), Imam Jalaluddin as-Suyuthi)

————————————-  # Judul-judul catatan lain, termuat dalam : Reblogged : DAFTAR ISI

About these ads

Tentang Hening Darwis

Menyimak. Mendengarkan. Catatan. Kutipan. Salinan. Notes. Excerpts. Islamic. Tashawwuf. Sufism. Darwis.
Galeri | Tulisan ini dipublikasikan di Hadits, Imam Jalaluddin as-Suyuthi, Jalan Suluk, Kematian, Rasulullah Saw, sufism; tashawwuf, Suluk dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s