Wajib dalam Suluk : Sabar

“Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar.”(QS. Ali Imran [3]:146)

Rasulullah Saw bersabda, Allah Swt berfirman dalam Hadits Qudsi : “Aku adalah Allah, tiada Tuhan selain Aku. Barang siapa tidak dapat bersabar atas cobaan-Ku, tidak mensyukuri nikmat-nikmat-Ku, dan tidak ridha terhadap qadha’-Ku, maka hendaklah ia mencari tuhan selain Aku.”

“Sabar, tahan uji, tahan derita, tahan payah dalam mengerjakan taat kepada Allah adalah sifat orang yang kuat batinnya. Sebab, arti sabar itu adalah tahan uji batin.” (Imam Al-Ghazali)

“Sabar adalah menelan kepahitan dengan tidak bermuka masam.” (Imam Al-Junaid)

——————————————————————————————-

* Catatan selanjutnya, yang terkait dengan perihal sabar, berjudul : Sabar dan Syukur | Jihad dalam Suluk

——————————————————————————————-

# Daftar catatan-catatan lain, dengan tema berbeda, dapat dilihat di Reblogged : DAFTAR ISI

Tentang Hening Darwis

Menyimak. Mendengarkan. Catatan. Kutipan. Salinan. Notes. Excerpts. Islamic. Tashawwuf. Sufism. Darwis.
Galeri | Tulisan ini dipublikasikan di akhlaq demi Cinta, Cinta, Hati, Imam Al-Ghazali, Qalb, Sabar dan Syukur, sufism; tashawwuf, Suluk, Tata Cara Suluk, taubat, tazkiyatunnafs, Wajib dalam Suluk dan tag , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.